Dalam dunia migas, pemboran dan produksi minyak bisa dilakukan di lepas pantai. Walaupun resiko dilepas pantai sangat tinggi, tetapi semua hal telah dipersiapkan untuk menciptakan bebas kecelekaan. Pemboran di lepas mempunyai tantangan tersendiri mulai dari pemasangan tubing, casing, dan peratan produksinya.
Untuk menyalurkan minyak produksi juga membutuhkan pipa, pipa yang digunakan dilaut lebih cepat mengalami korosi dibanding pipa di darat. Hal ini dapat terjadi air laut mengandung zat garam yang tinggi. Proses korosi pada pipa baik di laut maupun didarat tidak dapat dihentikan sepenuhnya, korosi ini akan mengembalikan semua bahan ke asal semulanya.
Faktor yang dapat mempengaruhi laju korosi antara lain:
- Temperature
- PH
- Bakteri
- Padatan terlarut
- Oksigen terlarut

