Dalam percobaan ini, untuk menentukan kadar minyak pada lumpur menggunakan alat retort kit. Retort kit merupakan alat yang digunakan untuk mengukur kadar cairan dan padatan dalam lumpur pemboran. Retort kit pada pengilangan minyak biasanya digunakan untuk mengetahui kadar minyak, air, dan padatan pada lumpur minyak dalam bentuk presentase (Maryanty, 2019). Prinsip kerja dari alat retort kit hampir sama dengan destilasi yaitu memanaskan fluida sample dengan suhu tertentu hingga terjadi penguapan.
Adapaun cara kerja dari retort kit yaitu pertama ambil retort kit dari insulator block, dan mengeluarkan mud chamber dari retort. Lalu mengisi upper chamber dengan steel wall, setelah itu isi mud chamber dengan lumpur dan letakkan kembali tutupnya, bersihkan dari lelehan lumpurnya, kemudian hubungkan kembali ke dalam insulator, tambahkan setetes wetting agent pada gelas ukur dan tempatkan dibawah kondensator, lalu panaskan lumpur sampai tidak terjadi kondensasi lagi yang ditandai dengan matinya lampu indikator.
Pada percobaan ini akan melakukan pengujian dengan menggunakan alat LPLT filterpress. Pertama siapkan base cap filterpress lalu tempatkan filter paper pada base cap filterpress tadi dan letakkan seal diatas filter paper, setelah itu pasang cell body filterpress dengan base cap, kemudian tuang sampel kedalam cell body filterpress sesuai garis batasnya. Letakkan cell body dan base cap yang telah berisi sampel ke frame kedudukan filterpress, lalu letakkan gelas ukur tepat dibawah dari base cap tempat filtrate keluar, tutup cell body dengan top cap, posisikan valve dari filterpress agar udara dari kompresor masuk kedalam cell.
Hidupkan stopwatch untuk menghitung waktu proses pengujian filtration loss dan mud cake. Apabila terdengar bunyi desis gas hentikan perhitungan waktu. Bunyi tersebut sebagai tanda waktu pengujian filtration loss. Pada saat pengujian filtration loss dengan tekanan 100 psi dan temperature 28 ᵒC , dengan menggunakan 2 sampel yaitu sampel lumpur standart an lumpur standart + additive sebanyak 80 ml.
Setelah pengujian filtration loss selesai buka komponen cell filterpress untuk mengukur tebal mud cake yang terbentuk pada filter paper. Letakkan filter paper pada tempat datar lalu ukur tebal mud cake dengan menggunakan jangka sorong, untuk mendapatkan nilai ketebalan mud cake yang terbentuk dari sampel yang ada harus dihitung dari jangka sorong tersebut. Tebal mud cake pada sampel lumpur standar adalah 0.53 cm dengan pH 8 sedangkan sampel lumpur + additive adalah 0.33 cm dengan pH 8.
Hasil penentuan kadar minyak dalam lumpur pada percobaan ini dengan volume total sebesar 9.33 ml dan volume air sebesar 9.1 ml yaitu volume minyak sebesar 0.03 ml dan kadar minyak sebesar 0.33%.