-->

Metode Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR)

    Produksi sumur semakin lama akan semakin berkurang, faktor yang menyebabkan berkurangnya produksi suatu sumur salah salah satunya yaitu factor tekanan dibawah permukaan, tekanan normal untuk dibawah sumur yaitu 1 psi/ft, apabila kurang dari 1 psi/ft sumur akan tidak bersifat ekonomis lagi. Berkurangnya tekanan dibawah permukaan akan berdampak pada nilai permeabilitas yang akan semakin mengecil. Nilai permeabilitas ini bisa ditingkatkan kembali dengan menaikkan tekanan bawah permukaan melalui metode CEOR. Contoh  bila diformasi batuan pori-pori semakin kecil maka secara otomatis permeabilitas juga akan mengecil.
    Injeksi water dibawah permukaan berguna untuk meningkatkan tekanan dibawah permukaan, naiknya tekanan ini akan berfungsi untuk mempermudah fluida di pori-pori batuan untuk bergerak dan akan membuat meningkat produksi. Injeksi water ini tidak bisa dilakukan pada semua sumur minyak karena karakteristik setiap sumur berbeda-beda dan butuh ketersedian air yang banyak jika ingin melakukan injeksi air tersebut.
    Menurunkan interfacial tension juga bisa berguna untuk meningkatkan produksi sumur yaitu dengan cara menginjeksikan chemical ke dalam sumur. Chemical yang biasa digunakan untuk meningkatkan produksi sumur yaitu surfactant, karena surfactant harganya sangat mahal maka pertimbangan yang dilakukan harus benar-benar matang supaya tidak merugikan. Selain surfactant energi alam yaitu gas ternyata juga bisa juga meningkatkan produksi suatu sumur dengan cara menginjeksikan gas ke formasi, tetapi karena gas memiliki nilai ekonomis yang tinggi maka lebih baik menggunakan injeksi yang lainya. Factor keberhasilan dalam melakukan EOR yaitu tentang kondisi reservoir, kedalaman, kemiringan, tingkat homoenitas, sifat-sifat petrofisik dan mekanis pendorong

LihatTutupKomentar